December 2010
cerita perjalanan pengarungan giliran ke 5 (giliran terakhir) dalam rangka penarikan minat divisi ORAD KAPA FTUI 2010 di Cicatih, 3-5 Desember 2010. isi awak perahu ada Victor Pinontoan, Pra Gogo Hutagaol, Gerry Lineker, Muhammad Iqbal, Dandy Lazuardy, saya sendiri, dan ditemani oleh 2 guide dari Riam Jeram. Sekitar pukul 11 memulai perjalanan dengan menggunakan mobil pickup menuju starting point. Mompa perahu, pasang helm dan pelampung dan bersiap-siap untuk mengarung. Perahu siap dipakai dan kita bawa ke lokasi pengarungan. Mengangkat dan membawa perahu ke lokasi tidak begitu sulit, hanya saja harus waspada dengan kendaraan yang lewat karna kami berjalan di pinggiran jalan raya yang tidak terlalu besar. Karna sungainya ada di daratan yang lebih bawah dari jalan raya, gw sempet bingung gimana caranya membawa perahu ke sungai dengan keadaan tanah yang ada tumbuhannya, banyak rantingnya dan agak curam ke bawah. Ternyata oh ternyata, salah satu guide ini meluncurkan kapal ke bawah dan guide satu lagi udah standby di bawah untuk menahan perahu yang meluncur ini. Kreatif, tapi dalam kasus ini untung bukan kapal milik KAPA sendiri, agak miris kalau memang begitu.
Perahu siap, doa sudah, mental sedia dan sungai sudah memanggil untuk diarungi. Kami pun mulai mengarungi sungai. Aliran masih tenang, kami pun belajar membiasakan diri untuk mendayung seperti apa udah diajarkan sewaktu latihan di Danau Teknik sebelumnya. Di sekitar 40 menit pengarungan pertama, yang menjadi skipper adalah Iqbal. 2 guide tadi duduk di depan. Posisi sebelah kanan ada Gogo, Victor dan Iqbal. Sedangkan sebelah kiri ada Dandy, gw dan Gerry. Dengan lihainya skipper mengarahkan perahu untuk mengarungi jeram. Entah karna baru pertama atau apa, terlihat Victor terus memegang tali yang ada di perahu selama mengarungi jeram. Tapi ga lama kemudian dia tampak mulai terbiasa dengan jeram-jeram yang dilewati. Sekarang ia mengajukan diri sebagai skipper. Setelah sekitar 30 menit pengarungan dengan Victor sebagai skipper, kami memutuskan untuk istirahat sembari mengambil foto. Istirahat, makan, ngobrol dan pengambilan foto pun kami sudahi saja agar kami bisa kembali ke pengarungan. Kembali ke posisi awal, yang menjadi skipper adalah Iqbal. Pengarungan semakin seru. Jeram yang harus dilewati semakin sulit daripada sebelumnya. Mungkin merasa tertantang Gogo pun ingin mencoba. Berganti posisi, sekarang Gogo yang menjadi skipper. Begitu semangat, Gogo mulai terbiasa dan mengerti langkah apa yang harus diambil untuk melewati heram yang ada.
Tiba di belokan terakhir sebelum finish point, kami melakukan flip-flop, dimana kami membalikkan perahu. Sekilas aliran air tampak tenang, ternyata tidak. Saat tercebur ternyata aliran cukup kencang. Saat itu,agak sulit buat gw untuk berenang ke pinggiran karena agak terhanyut oleh aliran air. Untung ada bapak guide yang cekatan segera menarik pelampung gw untuk naik. Selesai sudah pengarungan hari ini. Semoga akan ada pengarungan-pengarungan lainnya yang lebih seru dari ini :D
Desca
NR 1121

0 comments:
Post a Comment